PROFIL DINAS

PENCARIAN BERITA

PENGUMUMAN TERBARU

JADWAL KEGIATAN

11

November
Peninjauan Produk Hukum
Ruang Rapat DPRD Kab. Batang Hari
13

November
Penetapan UU tentang Lingkungan Hidup
Ruang Rapat DPRD Kab. Batang Hari
19

November
Anggaran Belanja Daerah
Pelataran Aula Kantor Bupati Batang Hari

POLLING DISDIKBUD

    Bagaimana pendapat Anda atas informasi yang kami berikan melalui website ini ?

    Kurang Lengkap
    Lengkap
    Tidak Tahu

    Lihat Hasil Poling
K3S Muara Tembesi Gelar Pelatihan MBS
Diposting Oleh Disdikbud Kab. Batang Hari | Berita Umum | Jumat, 08 November 2019 - 11:06:10 WIB
pelatihan diseminasi modul I Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)

Batang Hari - Sebanyak 24 kepala sekolah dan 4 pengawas sekolah di Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batang Hari mengikuti kegiatan pelatihan diseminasi modul I Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Program yang diinisiasi oleh K3S Siginjei Kecamatan Muara Tembesi ini menggandeng Tanoto Foundation, melalui Program PINTAR sejumlah fasilitator daerah MBS memberikan pelatihan budaya baca, manajemen sekolah, hingga bagaimana cara mengajak peran serta masyarakat dalam memajukan sekolah kepada para pengawas dan kepala sekolah, Senin-Selasa, (4-5/11/2019).

Dalam sambutannya, Zulfadhli selaku Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Batang Hari, menyampaikan apresiasi K3S Siginjei yang membuka diri untuk menjadi yang pertama mendiseminasikan Program PINTAR yang merupakan program kerja sama Tanoto Foundation Pemkab Batang Hari.

“Untuk kedepannya pemkab batang hari melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan menyiapkan dukungan pendanaan khusus bagi diseminasi,” tukas Zulfadhli.

Menurutnya, Program PINTAR merupakan program yang mendukung peningkatan mutu pendidikan, ”Maka dari itu kita sebarluaskan, karena mendukung kemajuan pendidikan,” tambahnya.

Sementara itu, Yandani, Kepala SDN 57/I Km.V Muara Tembesi mengaku senang dengan adanya pelatihan MBS,
“Rencana saya setelah pulang dari pelatihan adalah menyampaikan kepada guru dan komite tentang rencana tindak lanjut,” ungkapnya.

Beberapa program kerja yang akan dilaksanakan adalah meningkatkan program budaya baca, dan membentuk paguyuban orang tua siswa bersama masyarakat,

“Tentunya akan lebih mudah jika memajukan sekolah bekerjasama dengan orang tua dan masyarakat,” pungkas Pak Yan, panggilan akrabnya.