PROFIL DINAS

PENCARIAN BERITA

PENGUMUMAN TERBARU

JADWAL KEGIATAN

11

November
Peninjauan Produk Hukum
Ruang Rapat DPRD Kab. Batang Hari
13

November
Penetapan UU tentang Lingkungan Hidup
Ruang Rapat DPRD Kab. Batang Hari
19

November
Anggaran Belanja Daerah
Pelataran Aula Kantor Bupati Batang Hari

POLLING DISDIKBUD

    Bagaimana pendapat Anda atas informasi yang kami berikan melalui website ini ?

    Kurang Lengkap
    Lengkap
    Tidak Tahu

    Lihat Hasil Poling
Guru di Batang Hari ini Gunakan MIKiR untuk Maksimalkan Potensi Siswa, Begini Strateginya
Diposting Oleh Disdikbud Kab. Batang Hari | Berita Umum | Senin, 21 Januari 2019 - 11:16:15 WIB

Muara Bulian – Setiap guru tentu memiliki gaya masing-masing dalam mengajar di dalam kelas, ada yang aktif melibatkan siswa melalui diskusi, merefleksikan hasil pembelajarannya, bahkan ada yang monoton satu arah.

Namun, salah satu guru di Batang Hari ini telah melakukan apa yang disebut dengan pendekatan MIKiR. Asril, nama guru tersebut, ia mengajar di SDN 20/I Jembatan Mas Kabupaten Batang Hari.

Asril menceritakan prosesnya mulai dari mempersiapkan bahan media pembelajaran, kemudia membuat lembar kerja, berinteraksi dengan siswa lalu mendiskusikannya kembali dengan siswanya.

”Saya baru tahu apa yang saya lakukan itu ternyata melalui pendekatan MIKiR, padahal saya sudah melakukan sebelumnya, jadi tambah senang bahwa apa yang saya lakukan sesuai dengan program PINTAR Tanoto Foundation,” katanya, Senin, (14/1/2019), ditemui di aula STIE Batang Hari ketika mengikuti pelatihan praktik baik pembelajaran di SD dan MI.

Apa yang dilakukan Asril, juga dilakukan Indrayani, guru MIS Atthohiriyyah Bulian Batang Hari. Yani panggilan akrabnya, juga melakukan proses pendekatan yang disebut dengan mengenali sesuatu, misalnya mengenal angka melalui biji-bijian.

”Karena saya mengajar di kelas satu, tentunya mengajak peserta didik saya mengenal langsung lebih baik, misalnya mengenal angka dengan media biji-bijian. Cukup angka 1 sampai 10 saja,” ungkapnya.

MIKiR merupakan akronim dari mengalami, interaksi, komunikasi dan refleksi yang dikembangkan oleh program PINTAR Tanoto Foundation di Kabupaten Batang Hari.